21 April 2026,
Di tempatku kerja sekarang, aku menemukan banyak orang baik.
Ada satu orang yang ingin kuceritakan.
Sebenarnya, di blog ini aku sudah pernah menuliskan beberapa orang baik yang aku temui selama berkantor.
Tapi rasanya tidak ada habis-habisnya untuk diceritakan. Karena berbuat baik itu sulit. Menuliskannya lebih mudah.
Aku lahir di sebuah kota namanya Pontianak. Tumbuh dan besar di sana. Logat orang-orang di sana... agak apa adanya. Nyablak. Sedikit-banyak menyertai tutur ancaman. Nyaring. Jadi, aku menganggap, rata-rata orang tampaknya kurang lebih begitu sifatnya. Keanggunan dan kelembutan seorang wanita tampaknya hanya ada di film dan buku-buku fiksi.
Kemudian aku masuk kantor ini, dimasukkan ke grup whatsapp. Saat itu, salah seorang rekan kantor, perempuan, dan kebetulan lagi cuti, menyapaku di grup.
"Selamat datang di Keuangan, Sheren."
Aspv Keuangan.
Jujur, selain hidup dengan logat-logat melayu yang agak keras, aku juga pernah punya pengalaman traumatis dengan rekan kerja senior yang gila. Real gila. Tiba-tiba ngamuk. Tiba-tiba bentak. Jadi sebenarnya aku was-was banget dengan sosok berstatus aspv keuangan pada saat itu.
Kayak, dia kenapa nyapa ya? Baik ga ya? Kayak apa ya orangnya? Sinis ga ya?
Kemudian, dia masuk, dan aku kaget. Literally kaget.
Kok bisa ya, ada manusia dengan nada dan gesture selembut itu dalam bersikap? Kalau bahasa sekarang, sundanya tuh nyunda banget.
Jujur kaget. Soalnya nenekku sunda paten. Saudara-saudarinya yang sunda juga beberapa kali ke Pontianak dan tak pernah sejumput pun kulihat kelembutan itu. Ternyata, beda daerah, beda juga cara bersikapnya. Meskipun satu suku.
"Anjing..." ucap aspv keuangan pada suatu hari dengan nada lembut seperti dari khayangan.
Oke lebay. TAPI BENERAN GUYS. ITU PERTAMA KALI GUE PERNAH DENGER ORANG LAGI MAKI YA, TAPI NADANYA KAYAK MUJI ANAK ORANG😭.
Anw, luar biasanya lagi, lembutnya itu ga sekedar kata-kata yang keluar dari bibir. Tapi juga tingkah laku, sifat, pola pikir, yang terlihat cuma kebaikan. Kalau yang udah nonton Ghost In Cell nih, istilahnya 'aura emas'.
Emang pernah bilang anjing sih, tapi kayaknya karena pake nada semerdu itu, gue gabisa nyebutnya kejahatan.
Bisa begitu ya? Kok ada yang orang, terlahir untuk punya energi sebesar itu untuk terus bersikap baik? Doa apa yang dipanjatkan ibunya saat mengandung dan membesarkan beliau ya? Pasti Tuhan sayang sekali dengan dia dan orangtuanya.
Kayak, seluas dan sedalam apa hatinya untuk bisa tetap tersenyum, menahan nada tinggi, membantu orang-orang yang kesulitan. Berbagi tidak hanya materi, tetapi waktu dan tempat dipersilahkan?
Maap garing🙏.
Aku sendiri sulit untuk mendeskripsikan detail-detail kebaikan yang dia lakukan karena kebaikannya bahkan sampai ke hal dasar yang tidak terlalu dilihat orang.
Hal paling sederhana seperti sering membawa snack pas ke kantor (sebenarnya banyak orang melakukan ini, tapi secara intensitas, jelas dia pemenangnya). Peka terhadap kebutuhan orang lain (mungkin ini kebiasaan karena sering jadi sekretaris).
Kadang, hal-hal seperti itu bagi kita biasa, dan bukannya ga mungkin kita berkata "Ah gitu doang gue juga bisa."
Tapi, bayangkan, bisa ga kalian, bawain snack untuk seruangan, sambil selalu tersenyum all day, berkata dengan tutur kata lembut alias soft spoken, membersihkan hati orang-orang, menyediakan waktu, tempat, memberi saran tanpa menjatuhkan, tetap mengingatkan sholat, dan menyelesaikan pekerjaan, semua dalam satu hari?
Gue sih gabisa ya maap.
Aku pernah nih, mood lagi jelek banget. Kayaknya semua orang dri ruangan sadar deh. Soalnya ekspresi dan emosiku gampang bocor.
Dan dia tiba-tiba ngasih coklat. Katanya supaya lebih happy. Tanpa konteks. Tanpa nyinggung masalah aku.
Mataku berkaca-kaca banget pas itu hiks. Sekaligus menyadari, mungkin perlu waktu yang sangat-sangat-sangat lama, untuk bisa belajar menjadi seperti dia. Bisa jadi seumur hidup.
Sayangnya, sekarang beliau sudah jauh dipindahcabangkan ke Jabar, tempat keluarga kecilnya berada. Dan bahkan, setelah pindah, kebaikannya masih sering terasa.
Goal aku abad ini, termotivasi sejak masuk kantor : jadi orang baik.

