Syok Kuadrat

By Sheren - Sunday, June 07, 2026

Kayaknya, (yang harus aku ucapkan dengan penuh syukur) aku termasuk orang yang cukup jarang mendapat musibah. Atau mungkin, aku sedang kebetulan sekali mendapat musibah di tengah orang-orang baik.

Jadi, hari ini aku jatuh waktu mau ke kantor. Gitu aja, pas menuju basement. Memang lantai hari itu agak licin sih. Dan syutttttt... guling-guling guling. Helm lepas. sepatu lepas. Badan kotor. Pelipis memar dikit (banget). Idung sakit (ini yang bikin was-was). Muka kotor.

"OH SHIT! SAKIT!" teriakku tanpa basa-basi. 

Skip. Parkir. Naik ke atas. Bareng satu temen.

Hal paling awkward yang kemudian terjadi pas aku sampai adalah.. kepedulian teman-temanku. Setengah ngejek, setengah..ngebully. Tapi, lucu sekali.

Pikiran aneh bin negatif mulai memenuhi isi kepala,

Kayak, eh, lebay kali la? Aku masih hidup kok. Mereka ngejek ya? Aku bahkan yakin masih bisa keliling Jakarta dengan kondisi ini.

Tapi kok baik sih? Tapiiiii mencurigakan. TAPI KOK BAIK BANGET? EMANG BOLEH YA BEGINI? NAWARIN OBAT. NAWARIN BALSEM. NAWARIN SARAPAN. NYURUH TIDUR DI RUANG ARSIP.

Aku syok, ga pernah menerima gempuran kepedulian seperti itu.

SOALNYA TAHUN 2020 AKU PERNAH BANGET NULIS INI (BUKA LINK)

Sebenarnya traumatis apa yang pernah dialami Sherenanda sampai mencurigai teman-teman baiknya begini?

Tapi syukurlah. Sekali lagi syukurlah. Aku dikelilingi oleh orang-orang yang mampu memberikan simpati dan empati. Sehingga akupun bisa belajar, tidak ada salahnya menerima dan memberi kepedulian yang sebegitu besar <3


not full team. Ini ciwi-ciwinya.

Satu hal yang paling tidak kusangka dalam jalan hidupku adalah; betapa mudahnya menyayangi kalian.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments